ISIS dan Mosul Hari Ini

Filed under: by: 3Mudilah





mosul iraq ISIS dan Mosul Hari Ini

ENTAH siapa ISIL atau ISIS itu—Negara Islam Iraq dan Syam, Barat menyebutnya Levant. Namun betapa blingsatannya Perdana Menteri Iraq Nouri Al-Maliki hari-hari ini. Kemarin, Mosul, kota ketiga terbesar di Iraq jatuh, direbut ISIL. Barat menyebut bahwa Maliki telah gagal berkuasa, khilafah sudah dimulai, dan kemudian menyebut bahwa ISIL dan atau ISIS itu, adalah ancaman terbesar dari terorisme di Timur Tengah setelah Al-Qaidah.

Dalam skala bencana, pasukan yang setia kepada Maliki membanjir di utara Iraq dan pasukan yang dikendalikan oleh Pemerintah Daerah Kurdi dengan terburu-buru bergegas menuju barat dan selatan. Chicago adalah kota terbesar ketiga di Amerika Serikat. Munich di Jerman. Osaka di Jepang.Namun tidak seperti kota-kota Anbar Fallujah dan Ramadi, Mosul adalah sebuah kota etnik dan agama mulai dari Sunni dan Syiah Arab, Kurdi dan Turki, Kristen dan Muslim. Pasukan AS menang, kalah, dan memenangkan kontrol lagi atas ari Fallujah dalam pertempuran sengit selama tahun-tahun awal perang Amerika di Irak. Tapi Mosul adalah sesuatu yang lain lagi.

Kota ini adalah ibukota Provinsi Nineveh utara, sisi barat yang berbatasan dengan Suriah. Selama puncak perang AS di Iraq, kota ini tak pernah berhenti berdenyut.

Kota-kota kecil di daerah timur, seperti Tal Afar, telah berulang kali jatuh ke tangan para pejuang Islam selama satu dekade terakhir. Tapi Mosul adalah permata mahkota, pusat transportasi dan perdagangan. Memegang Mossul adalah prioritas pemerintah. Kehilangan kendali atasnya, jika hanya sebentar, merupakan indikasi kuat kegagalan pemerintah Maliki dan sesuatu yang mungkin akan memacu letupan berikutnya.

Maliki telah menanggapi hal ini dengan menyatakan keadaan darurat, memberlakukan jam malam di Baghdad dan kota-kota lainnya, dan, dengan nada yang putus asa, mempersenjatai warga untuk melawan ISIS yang terorganisasi dan bersenjata.

Ketua Parlemen Iraq Osman Nujaifi mengatakan hampir semua instalasi pemerintah di kota ini telah jatuh ke tangan ISIS. “Ketika pertempuran semakin sulit di kota Mosul, pasukan menjatuhkan senjata mereka dan meninggalkan pos mereka, menjadikannya sebagai mangsa yang sangat mudah bagi ISIS,” kata Nujaifi kepada wartawan.

Hari ini, menurut orang-orang di Mosul, ISIS membongkar barikade keamanan dan hambatan kota yang diberlakukan setelah Saddam Hussein diburu seperti tikus. Meskipun ada laporan bahwa bagian dari kota sebelah timur Sungai Tigris, dekat dengan jantung Kurdi tidak jatuh, tapi Mosul barat adalah jantung kota.

Kemenangan ISIS, bagi Barat, adalah saat tanda tangan, bukti bahwa ISIS tidak dapat dianggap hanya sebagai sebuah kelompok masyarakat pejuang di Suriah, tetapi bukan tidak mungkin untuk mulai mengambil lagi tanah Iraq yang selama 10 tahun belakangan ini dirampas oleh penganut Syiah.
AS sudah menghabiskan lebih dari $ 14 milyar untuk pelatihan dan memperlengkapi pasukan keamanan Iraq. Ketika pasukan AS meninggalkan Iraq pada akhir tahun 2011 (karena katanya Maliki menolak untuk menandatangani perjanjian keterlibatan militer AS), politisi AS dan pemimpin militer berbicara tentang bagaimana rakyat Iraq siap untuk berdiri sendiri, bagaimana benih-benih rekonsiliasi politik telah ditaburkan oleh perang yang telah menelan biaya lebih dari $ 2 triliun, 4.486 nyawa rakyat Amerika, dan lebih dari 100.000 orang Iraq, dan kemudian nilai-nilai Islam digantikan oleh nilai Syiah di negeri ini.

Dan ini adalah Mosul hari ini. [sa/islampos/csm]

http://www.islampos.com/isis-dan-mosul-hari-ini-115384/

Pengecut, Sebagai Balas Serangan IS, Tentara Syiah Irak Bunuh 255 Tahanan Sunni di dalam Sel Tahanan


Shi'ite volunteers, who have joined the Iraqi army to fight against militants of the Islamic State, march while hilding flags during training in BaghdadPasukan keamanan Irak dan milisi Syiah  mengeksekusi mati sedikitnya 255 tahanan Mujahidin Sunni dalam sel tahanannya , Human Rights Watch mengatakan pada hari Jumat.

“Pasukan keamanan Irak dan milisi yang berafiliasi dengan pemerintah tampaknya telah eksekusi mati setidaknya 255 tahanan … sejak 9 Juni,” kata pengawas itu dalam sebuah pernyataan.
“Pembunuhan pembunuhan massal dapat menjadi bukti kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan,” kata HRW berbasis di New York.

Dikatakan pembunuhan tersebut  tampaknya telah dilakukan oleh Syiah sebagai pembalasan atas penguasaan wilayah di Irak  yang dipimpin Daulah  Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Daulah Islam (IS), adalah sebuah organisasi milisi Sunni yang bulan lalu berhasil menguasai sebagian besar wilayah Irak, termasuk kota kedua Mosul, dan sejak itu dinyatakan sebagai “Khilafah” .
“Membunuh  tahanan merupakan pelanggaran yang sangat keterlaluan di bawah hukum internasional,” kata wakil direktur Timur Tengah HRW, Joe Stork.

“Sementara dunia hanya  mencela tindakan dari (ISIS), seharusnya juga dunia tidak menutup mata terhadap pembunuhan sektarian  oleh pasukan pemerintah dan pro-pemerintah.”
Kelompok hak asasi mengatakan telah mendokumentasikan pembantaian tahanan bulan lalu di Mosul, serta di kota-kota dan desa-desa dari Tal Afar, Baquba, Jumarkhe dan Rawa.

“Dalam satu kasus pembunuhan , tercatat pembunuhan sadis yang membunuh puluhan tahanan dengan dibakar hingga mati, dan dalam dua kasus mereka (Syiah) melemparkan granat ke dalam sel ,” kata HRW. (Arby/Dz)

http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/pengecut-sebagai-balas-serangan-is-tentara-syiah-irak-bunuh-255-tahanan-sunni-di-dalam-sel-tahanan.htm#.U8HJgbEjXdk

0 comments: