Golongan Muqtasid

Filed under: by: 3Mudilah

Petunjuk Firman

Allah telah menetapkan melalui firmanNya dalam surah Ali Imron ayat 85 dan ayat 86, sebagai berikut :

“Barang siapa mencari selain Islam sebagai Din, maka tidak akan pernah diterima dari (segala upaya dalam hidup)nya dan dia di hari akherat dari golongan orang-orang yang merugi. Bagaimana Allah akan memimpin suatu kaum yang ingkar sesudah keimanan meraka dan padahal mereka telah menyaksikan bahwa Rasul itu adalah benar dan telah datang kepada mereka keterangan-keterangan. Dan (ketahuilah bahwa) Allah itu tidak akan memimpin kaum yang sama zholim”.

Pentelaahan

Maksud daripada ayat tersebut memberikan batasan yang jelas, antara lain :

a.    Bahwa Allah dalam menetapkan “petunjuk aturan” untuk perjalanan manusia dan kemanusiaan adalah “dalam bentuk tunggal” sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah Ali Imron ayat 19, akan tetapi untuk menguji manusia maka Allah memberikan dua pilihan sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Balad ayat 10.

b.    Ketetapan Allah bagi mukmin dituntut kesadaran dirinya berada dalam pernyataan “sami’na wa atho’na” sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah an Nur ayat 51 atas ketentuan Allah tersebut, sehingga al Quran dan as Sunnah RasulNya adalah akan diterimannya sebagai jalan mutlaq sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al An’am ayat 153.

Hal tersebut untuk memberikan bukti secara jelas bahwa “system” yang ditetapkan dalam Islam adalah merupakan methode atau rancangan yang bersifat membimbing dan atau mengatur dalam kepentingan berbagai kegiatan. Karena itu system dalam Islam adalah guna kepentingan suatu pencapaian berupa sasaran yang spesifik dan telah ditetapkan oleh Allah atas RasulNya sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Jatsiyah ayat 18. Maka penolakan terhadapnya dihukumkan zholim dan merugi. Dan secara pasti dapat menimbulkan berbagai kemadlorotan atas tiap diri pribadi sampai dengan masalah keummatan.

Pembahasan

Bahwa sesungguhnya al Quran didalam masalah manusia, baik secara individu sampai kepada masalah keummatan secara luas telah memberikan pedoman dan panduan secara pasti akan tetapi kebanyakan manusia lebih suka menggunakan istilah “coba-coba” sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah Yunus ayat 36, walaupun hati kecil mengakui tentang kelemahan dan keterbatasan “kemampuan daya fakir” sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah ar Rum ayat 7, maka terjadilah pengingkaran terhadap system yang dituntunkan Allah dalam al Quran, sehingga disebut “muqtasid” sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah Fathir ayat 32.

Akhirnya timbul kerawanan mental yang dapat berakibat mudah dimasuki dan atau mudah terbujuk  oleh pola fikir kaum “orientalisme” yaitu syzophrenia cultural lantaran telah kehilangan kompas sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al A’rof ayat 176 dan atau bahkan cenderung mengikuti jejak langkah kaum hedonisme yang telah kehilangan arah intellektual sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al A’rof ayat 146.

Dan hal tersebut akan merupakan pangkal permasalahan dalam kehidupan masyarakat manusia yaitu munculnya penyakit masyarakat yang secara pasti merupakan pemantauan terhadap berbagai kerusakan dan kehancuran sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Isro’ ayat 16

http://www.al-ulama.net/home-mainmenu-1/tafseer/471-golongan-muqtasid.html

0 comments: