Jangan Dustakan Kebenaran Islam

Filed under: by: 3Mudilah

Pengajaran al Quran

Firman Allah dalam al Quran surah az Zukhruf ayat 24-25 sebagai berikut :

”Berkata Rasul :”Apakah kalau aku datangkan kepada kamu sekalian dengan (suatu ajaran yang) lebih jelas memberi petunjuk dari pada apa yang kalian dapati dari nenek moyang kamu?” Mereka berkata :”Sesungguhnya kami terhadap apa yang kamu diutus dengan (al Quran) itu, tetap mengingkari!” Maka Kami menghukum binasakan terhadap mereka, maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan”.

Analisa dan Bahasan

Bahwa yang dimaksud dengan ”ajaran yang lebih jelas memberi petunjuk” itu adalah ”al Quran sebagai Kalamullah” yang mempunyai beberapa alasan antara lain :

  1. Al Quran adalah penyempurna dari seluruh Kitabullah yang telah diturunkan terdahulu sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Baqoroh ayat 106.
  2. Al Quran adalah satu-satunya perkataan yang paling sempurna dan berada pada martabat teratas sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah az Zumar ayat 23, yang dengan itu akan merupakan pedoman yang paling akurat dan paling valid sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Isro ayat 9.
  3. Al Quran merupakan sistem yang bersifat mutlaq dan wajib dipedomi oleh hamba Allah yang telah menerima hidayah Islam sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al An’am ayat 153.
  4. Al Quran sebagai pembeda dalam pengertian umum berkaitan masalah manusia dan kemanusiaan sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Isro ayat 45.

Maka dapat dimengerti secara jelas, bahwa segala perilaku yang bersifat mengabaikan, adalah ”merupakan suatu isyarat” dari berbagai bentuk kekacauan dan kehancuran sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Furqon ayat 30 yaitu :

”Berkata Rasul: "Ya Robbku, Sesungguhnya kaumku menjadikan al Quran itu sesuatu yang tidak diabaikan".

Adapun sebenarnya bentuk penolakan terhadap kebenaran al Quran adalah berarti mengambil jalan bathil yang disebut ”Jibti dan Thoghut” sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah an Nisa 51 sampai dengan ayat 53, yang bermuatan berbagai perilaku yang diilhami antara lain:
  1. Suara nafsu yang telah dilumuri oleh bisikan atau intuisi syaithoniyah, bahwa Rasulullah saw telah memberikan sinyal yaitu munculnya berbagai sikap ketakaburan dalam bentuk ambisi dan angkara murka  sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah Yusuf ayat 53.
  2. Sikap emosional yang tidak terkendali oleh bisikan atau intuisi nurani, akan dapat berakibat menjadi kaum hedonisme sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah ad Dahr ayat 27.
Dengan demikian maka sebagai akibatnya dapat dibuktikan dengan bermunculan sifat dan sikap de-humanisasi yaitu kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, yang secara pasti mengundang berbagai kehancuran dan kebinasaan sebagimana Allah tetapkan dalam al Quran surah Ibrohim ayat 28; Betapa penting dan utamanya, manakala mampu mencermati perjalanan hidup ini untuk kejayaan Islam dan Muslim.

http://www.al-ulama.net/home-mainmenu-1/tafseer/413-jangan-dustakan-kebenaran-islam.html

0 comments: