“Arab Berubah, Kami Tak Terkejut Jadi Sasaran Pembunuhan, Al-Quran Mengabarkan Itu”

Filed under: by: 3Mudilah

Hidayatullah.com--Hari Senin (19/11/2012), seorang pemilik akun twitter bernama @kaisar_el_rema atau bernama lengkap Rois Rahma Fathoni menterjemahkan isi lengkap pidato Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al yang sedang konferensi pers di Universitas Kairo, Mesir. Selanjutnya, ia mengirim ulang dalam bentuk kultwit lengkap isi pernyataan pria yang menjadi incaran agen Zionis, Mossad tersebut.
 
Dalam banyak pernyataannya, Khalid menunjukkan sikap rakyat Gaza dan Palestina yang tetap memiliki semangat tinggi untuk mempertahan kota suci yang pernah disinggahi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi Wassalam itu.
Ia juga mengatakan tidak terlaku kaget jika Israel (dengan dukungan Barat) terus memburu dan membunuh rakyat Gaza, karena dia meyakini al-Quran telah mengabarkan tentang masalah ini. Karenanya ia dan para pemuda Palestina dan Gaza tak akan berhenti berjihad mempertahankan kota suci milik kaum Muslim sedunia itu.

“Kita tidak memiliki alat perang yang cukup. Tapi kami punya keinginan.”

Khalid juga menyatakan, dunia Arab sudah berubah, bukan Arab yang dulu.

“Arab sudah banyak berubah. Meskipun belum maksimal. Kami tidak akan buru-buru. Rakyat mereka harus diprioritaskan. Selanjutnya silakan pikirkan kami,” ujarnya.

Inilah pernyataan sosok pejuang yang memiliki izzah dan menjadikan al-Quran sebagai pegangan. Yang tak mengeluh ketika dunia "mengeroyok" nya dan tak pula menuntut tatkala sadara Muslim lain kurang memperhatikannya.

Pidato yang dimuat di salah satu mahasiswa pascasarjana Al Azhar kairo setidaknya sudah di re-tweet oleh 42 orang, termasuk akun twitter resmi milik KNRP (Komite Nasional Rakyat Palestina). Inilah isi pernyataan Khalid Misy’al tersebut :

1. Pertama, saya minta maaf. Sebab beberapa kesibukan konpers ini terlambat. Dan terima kasih atas kesabaran Anda.
2. Saya merasakan kebanggaan dan izzah atas perlawanan ini. Lelaki dan perempuan mempertanahkan Tanah Airnya.
3. Ahmad Ja’bari telah meninggalkan banyak pemimpin meskipun keadaan sangat sulit.
4. Kami tidak pernah terkejut dengan pembunuhan-pembunuhan yang menimpa kami. Sebab Al-Qur'an telah kabarkan itu.
5. Saya ingin kabarkan kepada Anda bahwa ruhiyah penduduk Gaza sangat tinggi. Mereka solid di bawah komando satu pemimpin.
6. Anda silahkan bandingkan dengan psikologis penjajah. Kocar-kacir tidak karuan.
7. Ada beberapa target Netanyahu dan semuanya gagal. Memang dia mampu membunuh Ja’bari.
8. Target Netanyahu ingin mengatakan kepada penduduk Gaza, "Saya yang mengendalikan keadaan. Saya bisa menyerang kapanpun dan berhenti sesuka saya."
9. Tapi pemuda Gaza katakan: "Tidak!"
10. Netanyahu ingin menguji bangsa Arab yang baru saja melakukan revolusi. Dan gagal.
11. Kita tidak memiliki alat perang yang cukup. Tapi kami punya keinginan.
12. Israel punya semua alat tempur. Dan kami hadapi dengan produk lokal. Tapi Netanyahu tidak mampu mengimbangi kami.
13. Maka akan disimpan dimana malunya? Senjata dan prajurit apa lagi yang akan dikeluarkan? Tidak ada.
14. Sebab itu mereka bunuhi anak-anak demi mematahkan semangat kami. Netanyahu penjahat perang.
15. Silahkan perhatikan, Israel menyerang jurnalis. Agar kabar kejahatannya tidak tersebar. Terima kasih wartawan.
16. Netanyahu mengancam akan mengancam lewat darat. Silahkan saja. Kami tidak terkejut. Itu bunuh diri politik.
17. Penduduk Gaza mengatakan: "Wahai Misy'al, jangan pernah khawatirkan kami. Kami ingin tuntutan kami."
18. Ini artinya apa? Penduduk Gaza meminta agar jihad tidak dihentikan. Mereka ingin tercapai cita-citanya.
19. Terkait serangan darat Israel, kami tidak ingin mengundang bencana. Tapi jika tidak terhindar, kami tidak takut.
20. Mereka akan melihat bahwa mereka salah perhitungan.
21. Gencatan senjata harus dengan syarat yang diajukan para pejuang.
22. Fatah dan Hamas bukan musuh. Kami bersaudara. Tapi setan manusia dan jin terus menebar fitnah. Kita sudah ada kesepakatan.
23. Musuh kita Yahudi ini tidak bisa dihadapi dengan diplomasi politik. Harus dihadapi dengan kekuatan.
24. Kami serukan kepada semua penguasa Arab untuk kembali mengoreksi manuvernya selama ini.
25. Ini adalah moment bersejarah. Arab harus bersatu. Memunculkan program dan strategi baru.
26. Kita sangat bangga dengan keputusan-keputusan presiden Mesir yang berani. Begitu juga Amir Qatar.
27. Saya serukan kepada aktivis HAM agar menaruh perhatian pada kejahatan perang Netanyahu.
28. Kepada Penguasa Amerika dan Eropa, saya tidak paham mengapa kalian masih mengatakan Israel berhak membela diri.
29. Membela diri dari siapa? Bocah dan bayi-bayi Gaza?
30. Kepada Barat saya ingin katakan: "Masa depan kepentingan Anda tidak bersama Israel. Tapi ada di tangan Muslimin dan dunia Arab!"
31. Mesir adalah negara besar. Dan selalu memikirkan permasalahan besar. Dan kami tidak akan menambahi beban Mesir.
32. Menghapus blokade Gaza bukan hanya demi kepentingan Gaza. Kami akan menjadi bangsa satu. Memiliki keputusan politik satu. Palestina satu.
33. Israel menganggap Gaza lemah dan kelinci percobaan. Saya katakan, hitung kembali strategi kalian. Jika tidak, itu kubur kalian.
34. Gaza dijajah dan penduduknya pemberani. Tidak ada yang kabur. Tidak ada ganti untuk Palestina kecuali Palestina.
35. Sinai yang diperjuangkan Mesir, kami juga memperjuangkan. Kita umat satu.
36. Mereka meminta kami berhenti. Israel pembunuh itulah yang harus berhenti dan angkat kaki. Keluarkan tahanan-tahanan kami di penjara.
37. Semua kemungkinan terbuka. Gencatan senjata atau peningkatan konfrontasi kami siap. Insya Alloh kebaikan bersama penduduk Gaza.
38. Hamas bukan pengikut Suriah, bukan Iran, Mesir, Turki. Kami bukan pengikut siapapun. Kami punya penduduk Palestina.
39. Arab sudah banyak berubah. Meskipun belum maksimal. Kami tidak akan buru-buru. Rakyat mereka harus diprioritaskan. Selanjutnya silakan pikirkan kami.
40. Permasalahan dimulai ketika Ja’bari dibunuh. Kemudian mereka meminta Mesir untuk gencatan.
41. Israel yang memulai peperangan dan sekarang mereka merengek stabilitas.
42. Kami bukan anti gencatan. Tapi sekali lagi, kami memiliki syarat lama dan baru yang harus dipenuhi.
43. Permasalahan Palestina yang sensitif dan besar membutuhkan pandangan komprehensif dan serius. Solusi yang kita butuhkan perlawanan dan politik.
44. Kami memiliki cara pandang yang berbeda dengan Iran terkait permasalahan Suriah. Tapi itu tidak menutup kami untuk berkomunikasi.
45. Roket dan senjata made in dalam negeri. Dan kami akan terus meningkatkan kualitas. Untuk melindungi anak bangsa kami.*

http://www.hidayatullah.com/read/25969/21/11/2012/%E2%80%9Carab-berubah,-kami-tak-terkejut-jadi-sasaran-pembunuhan,-al-quran-mengabarkan-itu%E2%80%9D.html
Rep: Sarah Chairunisa
Red: Cholis Akbar

0 comments: