Bingung Menghadapi Suami Lebay

Filed under: by: 3Mudilah

Assalamu’alikum wr wb

Cyber Sabili-Jakarta. Ustadz, saya tahu sebagai istri saya harus melayani suami dengan baik. Tapi saya menilai suami terlalu lebay (berlebihan-red). Dia pernah menyodorkan dalil katanya, “Seorang istri harus mau melayani suaminya meski dia sedang berada di atas onta (berkendaraan).”

Juga dalil-dali lainnya tentang kepatuhan seorang istri. Kemudian dia juga suka aneh-aneh, pernah meminta saya nonton film porno bareng, katanya supaya ada variasi. Ya dia juga pernah meminta saya untuk oral seks.
Pernikahan kami sudah berjalan hampir 15 tahun. Usia saya dan suami terpaut 2 tahun, dan sudah dikaruniai 2 anak, yang besar sudah SMP.  Sejauh ini memang rumah tangga kami tidak ada masalah yang berarti, semua berjalan normal, cuma yang saya anggap kurang normal adalah ajakan suami yang seperti itu. Apalagi ketika rame-ramenya video porno artis Luna dan Ariel sedang gencar diberitakan.

Bagaimana seharusnya saya bersikap? Karena kalau sedang mood, saya tidak masalah. Tapi namanya perempuan kadang ada waktunya sedang tidak enak perasaan, sehingga saya malas untuk berhubungan. Tapi di sisi lain saya takut berdosa. Sejauh manakah ketaatan seorang istri pada suami?

Jawaban :
Seluruhnya syariat Islam adil, mashlahat, rahmat dan hikmah. 

Kita harus meyakini dan mengimani bahwa seluruh aturan yang Allah turunkan adalah keadilan semata. Imam al-Iz bin abdussalaam menyatakan bahwa syariat dibangun di atas kemashlahatan manusia, dunia dan akhirat. Seluruh syariat adalah keadilan, hikmah, mashlahat dan rahmat. Jangan terbetik sedikitpun di hati kita tentang adanya kezhaliman dalam syariat yang Allah turunkan. Dalam hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim disebutkan bahwa Allah SWT mengharamkan kezhaliman buat dirinya, dan mengharamkan kezhaliman buat umatnya.

Ketika kita merasa ada kezhaliman dalam sebuah syariat, bisa jadi kezhaliman muncul bukan dari syariat yang diturunkan akan tetapi ada faktor lain yang membuat syariat tersebut terasa menzhalimi pihak tertentu.

Menyalahgunakan hukum

Dalam syariat dikenal istilah “Saddu dzara’i”, salah satu pemahamannya adalah menyalahgunakan yang halal untuk mencapai tujuan yang haram. Maka hukum perbuatan tersebut dinilai berdasarkan tujuannya, bukan berdasarkan kehalalan perbuatannya. Perbuatan tersebut menjadi haram.
Hukum menanam anggur adalah mubah. Akan tetapi menanam anggur dengan tujuan untuk membuat Khamr maka hukumnya jadi haram. Demikian pula dengan menyewa rumah, hukumnya halal. Akan tetapi menyewa rumah untuk dijadikan pabrik pembuat sabu-sabu maka hukumnya menjadi haram.

Tidak sempurna memahami teks hukum

Di sisi lain kita sering memahami teks hukum, baik berupa ayat al-Qur’an atau Hadits, dengan cara parsial; yaitu tidak meng-cross-silangkan teks tersebut dengan teks lain yang berbicara dalam konteks dan masalah yang sama. Sehingga menghasilkan hukum yang tidak sempurna. Bahkan terkadang terkesan disalahgunakan demi melegitimasi keinginan tertentu atau “pesanan” khusus dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kesalahan sering terjadi karena sudah memiliki kesimpulan hukum sebelum menelaah teks hukum.

Beberapa ayat al-Qur’an dan Hadits yang berkenaan dengan hubungan suami istri

1) ”Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” ( an-Nisaa: 19)

2) “Apabila seorang suami mengajak istrinya untuk berhubungan akan tetapi sang istri tidak memenuhinya, kemudian suami tersebut tidur dalam keadaan marah, maka malaikat melaknat sang istri sampai pagi hari” (HR. Bukhari dan Muslim)

3) Orang yang paling baik di antara kalian adalah orang yang paling baik dengan keluarganya, saya adalah orang yang paling baik dengan keluargaku” (HR. Turmuzdi dan Ibnu Majah)
Ayat di atas menegaskan bahwa menzhalimi perempuan, dengan berbagai bentuknya, haram. Juga Ayat tersebut mewajibkan suami untuk memperlakukan istri dengan baik. Apabila terjadi sesuatu yang kurang nyaman maka suami diperintahkan untuk bersabar. Di balik sesuatu yang kita benci sering kali terdapat hal yang bermanfaat bagi kita.

Bagaimana Memahami teks hadis kewajiban melayani suami?

Kita harus memahami Hadits tersebut dalam konteks ayat an-Nisaa 19. Artinya ketaatan istri pada suami yang diwarnai rasa keadilan dan tidak menimbulkan kezhaliman. Hadits Rasulullah saw diperuntukkan bagi para suami yang diwajibkan memperlakukan istrinya dengan baik dan penuh keadilan.
Ada baiknya para suami sebelum menuntut taat dari para istri bertanya pada dirinya masing-masing ‘Sudahkah saya memperlakukan istri dengan baik?”, “Sudahkah saya berlaku adil dan tidak menzhalimi istri?”, “Sudahkah saya memenuhi hak-hak istri?”

Dalam riwayat ketika seorang sahabat berkunjung ke rumah umar bin Khattab, ia melihat Umar sedang dimarahi istrinya. Umar yang terkenal tegas, galak, disiplin dan ditakuti manusia dan setan, akan tetapi diam ketika dimarahi istrinya? Ketika ditanya hal tersebut, Umar menjawab:” Ia adalah istri yang melahirkan anak-anak saya dan memelihara rumah saya.” Saling pengertian antara suami dan istri dalam rumah tangga sangat dibutuhkan.

Apakah tidak mood termasuk alasan yang ditolelir?

Sebaliknya para istri harus menginstrospeksi diri. Apakah tidak mood menjadi alasan yang ditolelir? Mari kita renungkan lebih dalam beberapa hal berikut: para suami diperintahkan untuk menjaga pandangannya ketika mereka di luar rumah. Allah SWT hanya menjadikan istri-istri mereka tempat yang halal untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Tidak seorangpun berharap jatuh ke jurang perzinahan. Apakah para istri akan membuka jalan kemaksiatan bagi para suaminya?

Kaidah fiqih mengatakan “Apabila terjadi dua bahaya yang bertentangan dalam satu masalah, maka bahaya yang lebih besar dijaga dengan mengorbankan bahaya yang lebih kecil.”

Batasan taat pada suami

Islam mewajibkan kepada istri untuk taat pada suami. Namun ketaatan tersebut tidak mutlak. Ketaatan terhadap suami dibatasi dengan ketaatan pada Allah. Apabila ketaatan pada suami bertentangan dengan ketaatan pada Allah maka taat kepada Allah SWT harus didahulukan. Kaidah mengatakan: “Tidak ada taat kepada makhluk dalam hal kemaksiatan.” Apabila suami meminta hal-hal yang bertentangan dengan syariat maka dalam hal tersebut tidak wajib taat. Bahkan haram.  

Wallahu ‘alam
DR H M Taufik Q Hulaimi MA Med,  

Kebenaran di Balik Fantasi Pornografi


Ditulis Shelley Lubben (Mantan Artis Porno)

Dipersembahkan kepada semua artis porno yang terkena HIV, meninggal karena overdosis obat terlarang, dan meninggal bunuh diri.

Film-film porno penuh adegan seks, yang menampilkan seorang gadis pirang dengan tatapan merangsang mengatakan, “aku menginginkanmu”, adalah sebuah penipuan terbesar sepanjang masa.

Percaya saya, saya tahu persis.

Saya melakukannya sepanjang hidup saya dan saya melakukannya karena gila kuasa dan keserakahan. Saya tidak pernah menyukai seks. Saya tidak menginginkan seks, dan sebenarnya saya lebih ingin menghabiskan waktu dengan Jack Daniels (merk minuman keras red) dibandingkan dengan lawan main saya di film itu.

Benar, tidak ada seorangpun dari kami, gadisgadis pirang ini, yang menyukai pornografi. Kami membencinya. Kami benci tubuh kami dijamah oleh orang tidak dikenal yang sama sekali tidak peduli tentang kami. Kami benci harga diri kami dilindas oleh tubuh mereka yang bau dan berkeringat.

Banyak yang begitu jijik sehingga kami bisa mendengar mereka muntah di kamar mandi di sela-sela adegan. Yang lainnya bisa ditemukan di luar, merokok Marlboro lights tanpa henti…

Tapi industri pornografi mau ANDA berpikir bahwa kami, artis-artisnya, menyukai seks. Mereka mau anda berpikir kami senang direndahkan oleh tindakan tindakan brutal dan menjijikkan.

Kebenarannya, semua bintang film porno memulai karirnya tanpa kontrak kerja yang jelas, dan dipaksa oleh para produser film untuk melakukan adegan, atau pergi tanpa dibayar.

Bekerja atau tidak usah sama sekali.

Ya, kamilah yang membuat keputusan itu. Beberapa dari kami membutuhkan uang. Tapi kami telah dimanipulasi, dipaksa, dan bahkan diancam. Beberapa harus tertular HIV sebagai akibat dari paksaan itu.

Saya sendiri tertular Herpes, penyakit menular seksual yang tidak bisa disembuhkan.

Bintang porno lainnya pulang ke rumah setelah semalaman menahan sakit dan menodongkan pistol ke kepalanya dan menarik picunya.

Mati.

Memang bisa dikatakan bahwa kebanyakan wanita yang beralih ke industri pornografi, kemungkinan tidak tumbuh di masa kecil yang sehat. Memang, banyak bintang porno yang mengakui mereka mengalami perlakuan kejam secara seksual, fisikal, verbal, dan ditelantarkan oleh orang tua.

Beberapa diperkosa oleh orangorang dekatnya sendiri, dan dianiaya oleh tetangganya.

Ketika kami masih gadis gadis kecil, keinginan kami hanyalah bermain boneka dan bercanda ria, bukan seorang pria besar menyeramkan meniduri kami. Yang terjadi akhirnya, kami belajar pada masa muda kami bahwa seks membuat kami berharga.

Perkosaan mengerikan yang sama yang kami alami, kemudian, kami alami lagi ketika kami berakting di depan kamera.

Kami adalah gadis gadis kecil dipenuhi trauma, yang hidup dengan obat penenang, narkotika dan alkohol mengulang kembali kesakitan kami di hadapan Anda yang terus memperlakukan kami dengan kejam dan sewenangwenang.

Ketika kami terus menambah trauma dan luka hati kami dengan membuat lebih banyak film film porno, kami menggunakan lebih banyak lagi narkotika dan alkohol. Kami hidup dalam ketakutan setiap hari akan AIDS dan penyakit menular seksual.

Setiap kali ada kasus HIV di antara kami, segera kami berlomba lomba ke klinik terdekat untuk pemeriksaan darurat. Pembuat film porno memaksa memberikan konsumennya fantasi seksual apapun yang mereka inginkan dan mengorbankan begitu saja para pemain filmnya.

Dengan kata lain, tidak ada alat kontrasepsi yang boleh digunakan. Herpes, gonorrhea, syphilis, chlamydia, dan penyakit lainnya sudah menjadi seperti kegelisahan normal yang kami hadapi sehari hari.

Kami diperiksa setiap bulan, tapi kami tahu pemeriksan itu bukan pencegahan.

Di samping mengkhawatirkan penyakit menular seksual, banyak aktivitas seksual yang kami lakukan yang sangat berbahaya. Beberapa dari kami harus terluka secara fisik dan mengalami kerusakan organ tubuh bagian dalam.

Ketika bintang porno keluar dari tempat kerjanya, beristirahat, kami berusaha mencari hubungan lawan jenis yang normal dan sehat, tapi pacar pacar kami menjadi cemburu dan melukai kami secara fisik.

Akibatnya kami menikahi sutradara film porno kami, dan lainnya memilih hubungan dengan sesama jenisnya. Benar benar suatu momen yang tak dapat terlupakan ketika putri kami secara kebetulan berjalan keluar dan melihat ibunya mencium seorang wanita. Putri saya bisa bersaksi tentang itu.

Di siang hari kami berjalan berkeliling seperti mayat hidup dengan bir di tangan yang satu dan segelas whisky di tangan yang lain. Kami tidak peduli dengan kebersihan, jadi kami biarkan rumah kami jorok, atau kami menyewa pembantu untuk datang dan membersihkannya.

Artis porno juga bukan tukang masak yang baik. Memesan makanan sangat normal bagi kami, yang setelah kami makan akan kami muntahkan lagi, karena bulimia yang kami idap.

Untuk bintang porno yang punya anak, kami adalah ibu terburuk di dunia. Kami berteriak histeris dan memukuli anak kami tanpa alasan. Seringkali ketika kami sedang mabuk dan tidak sadarkan diri, anak-anak kami yang berumur 4 tahunlah yang mengangkat kami dari lantai.

Ketika pelanggan kami datang untuk seks, kami mengunci mereka di kamar dan menyuruh mereka diam. Saya biasanya memberi putri saya sebuah pager dan menyuruhnya menunggu di taman sampai saya selesai.

Kebenarannya, tidak ada fantasi apapun dalam pornografi. Semuanya adalah sebuah kebohongan besar. Jika Anda melihat lebih dekat adegan-adegan dalam kehidupan seorang bintang porno, Anda akan melihat sebuah film yang industri pornografi tidak mau Anda lihat.

Kebenarannya adalah artis-artis porno mau mengakhiri rasa malu dan trauma dari hidup kami, tapi kami tidak bisa melakukannya sendiri.

Kami butuh kalian, para pria, untuk bertarung bagi kebebasan kami dan memberi kami kembali harga diri kami. Kami butuh kalian untuk melindungi kami dengan lengan-lengan yang kuat sementara kami menangisi luka-luka kami dan perlahan-lahan dipulihkan. Kami butuh kalian untuk berdoa bagi kami, agar Tuhan mendengar dan membentuk kembali hidup kami yang hancur.

Jadi, jangan percayai lagi kebohongan itu. Pornografi tidak lebih dari seks palsu dan kebohongan yang difilmkan. Percaya saya, saya tahu persis.

About Shelley Luben. www.shelleylubben.com is a compassionate humanitarian outreach dedicated to helping improve the lives of persons struggling with pornography addiction, sexual abuse, sex industry exploitation and emotional and mental suffering. Shelley Lubben, former porn actress and prostitute in the 90’s, was diagnosed with Bipolar disorder, Post Traumatic Stress Disorder, Depressive Disorder, Impulse Control Disorder and substance abuse due to years of trauma from the sex industry. She was prescribed anti-depressants, Lithium, and sleeping pills and recommended counseling for the next twenty years!
After eight years of recovery at the Champion's Center, Shelley conquered the horrible effects of her past and became a Champion in life through the power of Jesus Christ. Ten years later Shelley is on a mission to smash the illusion of porn and to help people transform their lives by providing powerful resources to equip people to live Champion lives.
Shelley also aspires to protect children from accessing pornography, women from sexual exploitation and to defend both men and women who are forced to work in hazardous working conditions only found in the unregulated and unsanitary porn industry. To learn more about the truth about how the porn industry is operating illegally, please click here to read the adult film industry standards according to the California Occupational Safety and Health Act which the porn industry DOES NOT FOLLOW.

http://janganbugildepankamera.wikidot.com/system:artik 

0 comments: