Bunga Tabungan Haji untuk Jamaah

Filed under: by: 3Mudilah

Bunga_Bank
Cyber Sabili-Jakarta. Setiap calon jamaah haji diwajibkan memiliki Dana Tabungan Haji. Kementerian Agama yang mengelola dana tersebut menyatakan bunga tabungan nantinya akan dikembalikan kepada jemaah untuk kepentingan setiap jamaah haji.

"Itu digunakan untuk penyelenggaraan haji. Jadi itu dikembalikan kepada jamaah haji," ujar Direktur Pembinaan Haji dan Umroh Kartono di sela-sela Musyawarah Kerja Himpunan Haji Khusus (Himpus) di Ciater, Jawa Barat, Selasa (18/11) malam.

Kartono mengaku tidak mengingat berapa jumlah total besaran bunga tabungan haji. Dia menegaskan, sesuai dengan aturan yang ada bunga tabungan tidak diperuntukan untuk kegiatan di luar penyelenggaraan haji. "Aturannya memang begitu," ujar Kartono.

Kartono juga menjelaskan, jika pengelolaan dana tersebut dilakukan secara transparan dan dilakukan audit secara berkala, termasuk juga APBN yang disuntikan pemerintah pusat untuk menopang kebutuhan penyelenggaraan haji.

"Setiap periodenya ada sekitar Rp 200 miliar APBN untuk ibadah haji. Pengunaan dana tersebut sudah transparan karena selalu diawasi. Yang diaudit juga bukan dana APBN saja," tandasnya.

Pertanyaannya, bukankah bunga bank alias riba itu haram? Kenapa sebagian operasional ibadah haji masih menggunakan riba? Halalkah haji kita? Mabrurkah haji kita?

Jika alasannya kerena kondisinya masih darurat, belum meratanya bank syariah, apa betul itu? Bukankah saat ini, bank syariah telah menyebar di semua kota provinsi dan beberapa kabupaten kota? Bahkan bekerjasama dengan jaringan Kantor Pos di setiap kecamatan?

“Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba,” (QS al-Baqarah: 275)

Allah SWT juga berfirman “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kalian orang-orang yang beriman. Maka jika kalian tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi kalian,” (QS al-Baqarah: 278-279)

Disebutkan dalam hadits shahih bahwa Rasulullah saw melaknat pemakan riba, yang memberi riba, penulis, dan kedua saksinya. Sabda Nabi saw: “Mereka semua sama.” 


http://sabili.co.id/niaga-update/bunga-tabungan-haji-untuk-jamaah

0 comments: