Setelah Masjid Dari Pelepah Kurma dan Tatal, Insyaallah Akan Ada Masjid Dari Gedebog Pisang...

Filed under: by: 3Mudilah

Masjidnya Rasulullah SAW dahulu pertama kalinya dibangun dari pohon dan pelepah kurma. Kemudian para Wali – penyebar agama Islam di negeri ini, konon membuat tiang Masjid Demak dengan tatal atau serbuk kayu. Maka kini umat yang berusaha mengikuti jejak Rasulullah SAW dan para Wali tersebut, berniat untuk membangun Masjid dari bahan yang tersedia melimpah dan dengan teknologi yang tersedia pada jamannya...masjid dari gedebog pisang dengan teknologi composites.

Mesjid yang akan kita juluki dengan nickname Masjid “Gedebog”  namun nama resminya Masjid Daarul Muttaqqiin ini insyaAllah akan segera dimulai pembangunannya.  Masjid ini akan berada di lingkungan Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin – JonggolFarm, Jonggol, Bogor – Jawa Barat, sekitar 26 km kearah tenggara dari Jakarta.


Masjid

Sebagaimana fungsi masjid pada umumnya yaitu tempat untuk melakukan segala aktifitas yang mengandung ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT semata; termasuk namun tidak terbatas pada aktifitas sholat, mengaji, itikaf, menuntut ilmu dlsb., Masjid “Gedebog” ini juga kami visikan sebagai sumber inspirasi dalam membangun kemakmuran umat.

Dasarnya adalah mengikuti apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, dalam hadits yang Diriwayatkan oleh Annas RA., “Beberapa  barang  datang  kepada Rasulullah  dari  Bahrain.  Rasulullah memerintahkan  kepada  para  sahabat untuk  membagikannya  di  masjid,  dan barang  itu  merupakan  jumlah  terbesar yang pernah diterima Rasulullah saw. Ia meninggalkannya  untuk  shalat  tanpa menengoknya sama sekali. Setelah usai shalat,  Nabi  duduk  di  depan  barang- barang  tersebut  dan  membagikannya kepada siapa saja yang ia lihat. Al Abbas datang kepada beliau dan berkata, ‘Wahai Rasulullah  berikan  padaku  sebagian barang-barang  itu,  karena  saya  perlu memiliki  bekal  untuk  saya  dan  Aqil.’ Rasulullah lalu meminta ia untuk meng- ambilnya sendiri...”. (HR. Bukhari).



Masjid

Visi kemakmuran dunia dan akhirat sebagaimana tertuang dalam do’a yang paling mashur ‘Rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina ‘adzabannar’ ini kemudian kami artikulasikan dalam langkah-langkah kongkrit  sebagai berikut :

·       Pembangunan Masjid “Gedebog” ini akan melibatkan aktifitas ekonomi dari ribuan atau bahkan puluhan ribu masyarakat langsung maupun tidak langsung. Yang langsung adalah aktifitas para ahli, pekerja, supplier , konsultan, kontraktor dan sub kontraktor;  sedangkan yang tidak langsung adalah para petani yang mengumpulkan gedebog kemudian mengolahnya menjadi anyaman atau tali, para pengumpulnya , jasa transportasinya dst.

·       Pengalaman membangun masjid dengan teknologi material composites ini akan menjadi pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan kolektif masyarakat yang terlibat didalamnya. Dengan ketrampilan tersebut, insyallah secara bersama-sama kita bisa menggarap pasar yang lebih luas – yaitu industri konstruksi secara umum, tidak hanya masjid – tetapi sesudah ini rumah-rumah, gedung-gedung dan bahkan kapal-kapal yang dibutuhkan sangat banyak untuk negeri kepulauan inipun bisa kita bangun sendiri dengan teknologi composites yang sama.

·       Para jamaah dan peziarah yang akan mengunjungi masjid ini insyaAllah kelak akan selalu terstimulasi pikiran dan kreatifitasnya, bahwa dari bahan gedebog yang selama ini dipandang tidak berguna, dengan ijin Allah bisa dibangun bangunan yang kokoh – tempat mengagungkan namaNya.  Insyallah generasi masyarakat yang kreatif mensyukuri nikmat Allah , mengolah dan memakmurkan bumi akan benar-benar  lahir. "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)." (QS 11:61).

·       Setelah masjid ini jadi nantinya; berbagai program untuk memakmurkannya telah menanti. Sekolah Tahfidz Al-Quran sejak usia dini, pesantren wirausaha kelas reguler dan eksekutif, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Pusat Pemberdayaan Umat, dlsb. adalah beberapa program untuk kemakmuran masjid yang telah hampir tuntas kami susun.

·       Lokasi Masjid yang berada di pusat kegiatan JonggolFarm yang didalamnya sudah mulai berjalan embrio industri kambing susu dan kambing pedaging, industri susu kambing dan produk-produk turunannya, industri jamur dan pengolahan produk jamur, industri pengolahan buah dan hasil pertanian dlsb. insyaAllah akan mendekatkan program pemakmuran umat ini dengan realitas ekonomi modern.

·       Masjid yang dibangun dari gedebog pisang yang merupakan salah satu tanaman surga ini insyallah juga akan membawa nuansa tidak terputusnya urusan dunia kita dengan urusan akhirat, surga menjadi nampak begitu dekat setiap kali kita memandangi dan mengolah pohon-pohon pisang ini - semoga dengan pohon pisang yang kita olah menjadi rumahNya ini, kelak di akhirat kita benar-benar diijinkanNya untuk sampai kesana “...berada di antara  pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas...”(QS Al-Waqi’ah :  28-30)

Bagaimana Anda dapat terlibat dalam program ini ?, sebagai individu Anda dapat membantu kami dengan dana, sumber daya, material,  pemikiran dan minimal do’a. Bila Anda bekerja di perusahaan-perusahaan atau institusi-institusi yang memiliki program Corporate Social Responsibility, Anda dapat menjadi penghubung kami agar person in charge untuk CSR di korporasi atau institusi Anda setidaknya aware atas apa yang sedang kami usahakan – dan siapa tahu, apa yang kami lakukan in line dengan yang mereka pikirkan. 

Masjid

Penjelasan lebih detil dari Masjid “Gedebog” Daarul Muttaqiin ini tersedia dalam bentuk file PDF yang dapat Anda unduh dengan klik disini. Bila diperlukan penjelasan lebih detil atau bahkan presentasi khusus, insyaallah dengan senang hati kami akan dapat lakukan.

Bila kelak masjid ini selesai terbangun, insyaAllah ini akan menjadi pencapaian maksimal dari upaya hamba-hamba Allah yang lemah ini dalam memahami dan mensyukuri nikmatNya, mencerna sebagian kecil dari ilmu yang diberikan olehNya, menerapkan teknologi yang telah dimudahkanNya dan memadukan serta menggalang kekuatan umat yang telah digerakkan hatinya oleh Dia yang menguasai hati.

LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH...

Oleh Muhaimin Iqbal   
http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&view=article&id=470:setelah-masjid-dari-pelepah-kurma-dan-tatal-insyaallah-akan-ada-masjid-dari-gedebog-pisang&catid=34:enterpreneurship&Itemid=86

0 comments: